|
Pengawasan dan Pembinaan di PA Balikpapan |
|
|
|
|
Ditulis oleh jen
|
|
Rabu, 16 Mei 2012 14:03 |
|
PENGAWASAN DAN PEMBINAAN HAKIM TINGGI PENGAWAS DAERAH
PTA SAMARINDA DI PA BALIKPAPAN

Rabu, 16 Mei 2012, Hakim Tinggi Pengawas Daerah PTA Samarinda melakukan expose/pemaparan hasil temuan selama melakukan Pengawasan dan Pembinaan di PA Balikpapan yang terhitung dari tanggal 14 s.d 16 Mei 2012, bertempat di ruang pertemuan PA Balikpapan. Ada beberapa objek yang menjadi perhatian dalam pengawasan dan pembinaan oleh Hakim Tinggi Pengawas Daerah ini meliputi, administrasi perkara dan administrasi persidangan. Sementara administrasi umum meliputi, keuangan, kepegawaian dan umum. Hasil expose disampaikan oleh Ketua Tim Drs. H. Iskandar Paputungan, MH. (Hakim Tinggi PTA Samarinda).
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Peduli Orang Miskin, Bukan Omong Kosong |
|
|
|
|
Ditulis oleh admin
|
|
Senin, 14 Mei 2012 07:56 |
|
Pojok Pak Dirjen:
Peduli Orang Miskin, Bukan Omong Kosong
*
Ibu muda itu, sebut saja Ibu Madhlumah, berpenampilan polos dan lugu. Duduk di ruang tunggu Pengadilan Agama Cianjur, tampak raut mukanya penuh dengan ketertekanan dan kesedihan. Wajahnya yang murung dan memelas membuat saya penasaran ingin sekali ngobrol dengannya untuk mengetahui apa yang sedang terjadi dengan dirinya.
Keinginan kuat saya itu bukan karena ingin mengetahui urusan pribadi orang lain. Saya semata-mata ingin tahu masalah apa yang merundungnya selama ini dan bagaimana sampai bisa datang ke pangadilan agama. Di samping itu, tentu saya ingin mengetahui bagaimana perlakuan pengadilan agama kepadanya selama ia berhubungan dengan pengadilan agama.
Bu Madhlumah ternyata tidak sendirian. Dia diantar ibunya, yang duduknya agak terpisah, di ruang tunggu PA Cianjur ini. Saya berhasil mendekati dan ngobrol banyak dengan Bu Madhlumah yang belakangan diketahui berasal dari Cianjur Selatan. Daerah ini merupakan salah satu daerah terpencil di wilayah PA Cianjur. Saya minta izin kepada Ketua PA untuk ngobrol-ngobrol dengan yang berperkara, sendirian, tidak didampingi orang PA.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
Figur di Balik Suksesnya Reformasi Peradilan Agama |
|
|
|
|
Ditulis oleh admin
|
|
Selasa, 08 Mei 2012 08:14 |
Figur di Balik Suksesnya Reformasi Peradilan Agama
oleh: Achmad Cholil *)
Ketika disebut kata peradilan agama, banyak orang masih menganggap institusi ini masih di bawah binaan Kementerian Agama. Padahal sejak diberlakukannya sistem satu atap (one-roof system) yang pertama kali diatur dalam Undang-undang No 35 Tahun 1999, semua hal yang berkaitan dengan peradilan (peradilan umum, peradilan agama, peradilan tata usaha negara, dan peradilan militer) berada dibawah kekuasaan Mahkamah Agung(MA). Sistem Satu Atap sendiri mulai efektif berjalan sejak 2004.
Belum banyak yang menyadari bahwa sejak jatuhnya Soeharto dengan rezim orde barunya, peradilan agama telah berhasil secara sistematis melakukan reformasi secara fenomenal dalam kurun waktu yang cukup singkat sejak berada dalam Sistem Satu Atap tersebut. Keberhasilan ini sudah diakui oleh sejumlah pengamat, ilmuan, dan aktivis peradilan internasional serta tentunya berbagai kalangan dalam negeri yang intens mengikuti perkembangan dunia peradilan.
Wahyu Widiana, Dirjen Badan Peradilan Agama (Badilag) MA, adalah tokoh dibalik kesuksesan reformasi itu. Wahyu Widiana bukan nama yang asing bagi komunitas dan pemerhati peradilan Australia. Namanya juga sudah begitu akrab di telinga para anggota dan pengurus IACA (International Association for Court Administration), sebuah organisasi internasional tentang administrasi pengadilan yang berdiri tahun 2004 dan bermarkas di Amerika Serikat.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
|
JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL |